Bagian lokasi dan jam adalah bagian undangan pernikahan yang paling sering dibuka ulang oleh tamu, biasanya di hari-H, sambil berjalan ke mobil. Karena itu tulis untuk dua pertanyaan: kapan harus datang dan ke mana harus menuju. Di bawah ini ada format penulisan jam dan alamat, contoh yang bisa disalin, cara menguji peta, dan daftar isi undangan pernikahan yang lengkap.
Isi undangan pernikahan yang lengkap
Sebelum masuk ke detail lokasi, pastikan undanganmu memuat semua bagian ini:
| Bagian | Isinya | Wajib? |
|---|---|---|
| Pembuka | Salam, ayat atau kutipan, kalimat mengundang | Ya |
| Mempelai | Nama lengkap, nama orang tua, urutan anak bila lazim di keluargamu | Ya |
| Jadwal | Hari, tanggal, jam, dan zona waktu untuk setiap sesi | Ya |
| Lokasi | Nama tempat, alamat lengkap, link peta | Ya |
| Konfirmasi kehadiran | RSVP dengan batas waktu | Sangat disarankan |
| Penutup | Terima kasih, permohonan doa restu, nama keluarga pengundang | Ya |
| Tambahan | Galeri, kisah cinta, dress code, amplop digital, musik, buku ucapan | Pilihan |
Contoh kalimat untuk pembuka, penutup, dan amplop digital ada di kata-kata undangan digital.
Menulis jam acara
- Pisahkan setiap sesi. Akad dan resepsi ditulis sebagai bagian sendiri bila jam atau tempatnya berbeda.
- Pakai satu format. Misalnya "08.00 WIB" atau "08.00–10.00 WIB", konsisten dari atas sampai bawah.
- Tulis zona waktu (WIB, WITA, WIT), terutama bila ada tamu dari pulau lain.
- Sebutkan sesi tamu bila resepsi dibagi beberapa sesi, supaya tamu tidak datang di jam yang salah.
- Jam akad di undangan umum: kalau akad hanya untuk keluarga, pertimbangkan hanya menampilkan jam resepsi untuk tamu umum, atau tulis dengan jelas bahwa akad khusus keluarga.
Menyusun urutan dan durasi setiap sesi dibahas di susunan acara akad nikah dan resepsi.
Menulis alamat
- Tulis nama tempat dan alamat lengkap. Nama gedung yang umum bisa ada di beberapa kota.
- Untuk acara di rumah, tambahkan patokan yang mudah dikenali dan masih ada di hari-H.
- Kalau pintu masuk tamu berbeda dari pintu utama, tulis di catatan.
- Informasi parkir hanya ditulis setelah dikonfirmasi ke pengelola tempat.
Contoh yang bisa disalin
Akad Nikah
[Hari], [tanggal]
Pukul [jam] WIB
[Nama tempat]
[Alamat lengkap]
Resepsi
[Hari], [tanggal]
Sesi 1: [jam]–[jam] WIB
Sesi 2: [jam]–[jam] WIB
[Nama gedung], [nama ruangan]
[Alamat lengkap]
Pintu masuk tamu melalui [petunjuk], parkir tersedia di [lokasi parkir].
Acara dilaksanakan di kediaman mempelai wanita:
[Alamat lengkap]
Patokan: [patokan yang mudah dikenali]. Tamu dapat parkir di [lokasi].
Uji link peta seperti tamu
- Buka link peta dari undangan di HP, bukan dari riwayat pencarianmu sendiri.
- Pastikan titiknya jatuh di pintu masuk tamu, bukan di tengah bangunan atau jalan belakang.
- Coba mulai navigasi dan lihat apakah rutenya masuk akal.
- Minta satu orang yang belum pernah ke lokasi membaca alamat dan membuka petanya.
Di undangan digital Yumevite
Undangan Yumevite menampilkan setiap sesi acara secara terpisah, lengkap dengan hitung mundur dan tombol peta ke Google Maps. Kalau jam atau lokasi berubah setelah undangan tersebar, edit saja; link yang sudah dikirim langsung menampilkan versi terbaru. Setelah semuanya benar, jalankan checklist undangan sebelum disebar, atau pilih desain undangan digital kalau belum punya.




