Untuk pernikahan yang membawa adat keluarga: motif, warna, dan susunan acara yang merujuk pada tradisinya sendiri, bukan ornamen tempelan. Nama kedua keluarga, jadwal akad dan resepsi, dan lokasinya kalian isi dari editor.
Panduan lengkap undangan digital adat jawa →
Menampilkan 13–17 dari 17 template
Undangan pernikahan digital adat Gayo yang mengajak tamu berjalan menyusuri tujuh ruang rumah kayu terinspirasi Umah Pitu Ruang, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari fasad rumah di senja hari: panel kisi bergeser ke samping dan tamu melangkah masuk. Setiap scroll menggeser kamera dari ruang ke ruang — serambi dengan nama mempelai, salam, potret kedua mempelai dalam gapura kerawang, hari bahagia, jendela menghadap Danau Laut Tawar — hingga pintu ketujuh terbuka ke cahaya hangat. Kisah cinta tersimpan di balik daun jendela kisi dan foto berjajar di lorong berlampu. Pilihan hangat dan megah untuk pernikahan Gayo.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Toraja yang terang dan penuh suka cita, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka di halaman bergerbang bunga terinspirasi Toraja: sentuhan tombol menarik talinya, lentera berayun, papan tanggal terangkat, dan tamu melangkah menembus gerbang. Sepanjang undangan lentera, kain tenun, papan nama, kartu kisah cinta, dan foto tergantung pada talinya dan berayun mengikuti scroll, lalu tenang kembali. Potret mempelai tergantung dalam bingkai ukir, dan di penutup tongkonan dan alang berhadapan di bawah pa'barre allo. Pilihan meriah dan hangat untuk pernikahan Toraja.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa adat Toraja dalam palet kayu berukir, merah, dan emas, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari tongkonan di tengah kabut fajar: matahari terbit di balik bubungan dan kamera mendongak melewati atap perahunya. Sepanjang undangan kamera menuruni satu fasad tongkonan yang utuh — nama mempelai di bawah ukiran terinspirasi pa'barre allo, kepala kerbau berukir dengan kain tenun yang terbentang, kisah cinta yang terukir di dinding pa'ssura', dan foto dalam jendela berukir — hingga tiba di halaman, tempat tongkonan dan alang berdiri utuh di atas sawah bertingkat. Pilihan megah untuk pernikahan Toraja.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Bali bernuansa malam di istana puri. Tamu membuka undangan lewat daun pintu jati berukir yang terbuka perlahan, lalu masuk ke halaman puri yang diterangi lentera dan kunang-kunang emas, dengan kamera yang terus melangkah masuk saat digulir. Kedua mempelai tampil di bawah payung tedung prada dalam bingkai lengkung pintu puri berlapis emas, lengkap dengan nama lengkap dan nama orang tua. Kisah cinta disusun sebagai jalan lentera, rangkaian upacara tampil dalam kartu berpita merah prada, dan galeri foto berbentuk lengkung pintu puri. Juga ada hitung mundur, peta lokasi, RSVP, buku tamu, dan amplop digital dalam palet merah prada dan emas. Cocok untuk pawiwahan Bali yang megah, sakral, dan berkesan.
Undangan pernikahan digital adat Bali bertema pagi di Ubud. Tamu disambut gerbang Candi Bentar saat matahari terbit, lalu melangkah melewati dua sisi gerbang yang terbuka saat digulir menuju panorama Gunung Agung dan terasering berkabut. Foto mempelai tampil dalam bingkai ukiran prada emas. Kisah cinta disusun dalam bingkai lengkung candi, dan hitung mundur hadir di atas sawah terasering. Rangkaian upacara pawiwahan, peta lokasi, galeri foto, RSVP, buku tamu, dan amplop digital dihiasi penjor, tedung, canang sari, dan bunga kamboja yang berguguran. Dibuka dengan Om Swastyastu dan doa Rgveda, cocok untuk pawiwahan yang sakral, hangat, dan berkesan.
Semua 17 template sudah ditampilkan.
5 dari 17 template ditampilkanDesain custom
Tidak harus dari katalog. Kirim desain atau referensimu lewat WhatsApp, kami balas dengan estimasi biaya dan waktu pengerjaan.
Gratis konsultasi. Tidak ada kewajiban memesan.
Bisa mulai dari