Untuk pernikahan yang membawa adat keluarga: motif, warna, dan susunan acara yang merujuk pada tradisinya sendiri, bukan ornamen tempelan. Nama kedua keluarga, jadwal akad dan resepsi, dan lokasinya kalian isi dari editor.
Panduan lengkap undangan digital adat jawa →
Menampilkan 1–8 dari 8 template
Undangan pernikahan digital tema Tionghoa bernuansa upacara teh, lengkap dengan RSVP, galeri, dan hitung mundur. Tamu disambut di ruang teh berdinding kertas gading dan tiang lacquer merah, dengan lentera istana yang berayun dan jendela bulan yang bercahaya. Teko, gaiwan, dan kipas plum blossom bergaya 3D terus bergerak di atas meja lacquer, sementara kelopak peony berjatuhan. Saat digulir, kamera mendorong pelan ke arah meja teh. Susunan acara tampil di nampan lacquer berbingkai emas. Pilihan hangat dan elegan untuk pernikahan Chinese, sangjit, atau tea pai dalam palet gading, merah, dan emas.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital 3D bertema adat Minangkabau dalam marun, emas, dan kayu hitam. Dua daun pintu ukir Rumah Gadang terbuka di awal, lalu kamera menembus dua belas adegan ilustrasi berlapis: mahligai bertirai beludru, Rumah Gadang bergonjong di ranah, gerbang gonjong, aula ukiran, lorong songket, akad, pelaminan, galeri, hingga penutup. Nama tamu dari link personal tertulis di amplop di atas pelaminan, foto prewedding dipasang di bingkai yang digambar di adegan galeri, lengkap dengan hitung mundur, RSVP, buku ucapan, dan amplop digital. Ilustrasi bersifat interpretasi kontemporer; busana dan adat dapat berbeda menurut daerah.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Batak Toba dengan ornamen ukir bergaya gorga merah, hitam, dan putih, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Tamu disambut panel pintu berukir yang terbuka oleh seberkas cahaya hangat, lalu melangkah menuju rumah bergaya Ruma Bolon di tepi danau saat senja. Foto mempelai tampil dalam bingkai ukir, susunan acara di kartu bersudut ornamen, dan kain bermotif tenun bergerak lembut di tiap bagian. Pilihan berkarakter untuk pernikahan Batak yang hangat, megah, dan berkesan.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Sunda yang tenang dan elegan, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Tamu disambut kartu berbingkai bambu di bawah gapura kayu berhias untaian melati, lalu melangkah melewati gapura menuju pagi di perbukitan: langit gading, bukit hijau sage, kabut tipis, dan rumpun bambu yang bergerak berlapis saat digulir. Potret mempelai tampil dalam bingkai oval kayu berukir, susunan acara di kartu bambu, dan angklung menutup undangan dengan ucapan hatur nuhun. Paduan gading, sage, dan kayu untuk pernikahan bernuansa Sunda yang hangat dan berkelas.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital tema Tionghoa bernuansa istana merah dan emas, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Tamu disambut amplop hongbao di balik tirai merah, lalu melangkah menembus gerbang istana tempat undangan tertulis. Di baliknya, nama pasangan muncul berlapis emas di antara naga dan phoenix. Setiap bagian hidup dengan aset 3D yang terus bergerak: lampion berayun, simbol 囍 berkilau, awan ruyi melayang, dan kelopak peony berguguran. Pilihan tepat untuk pernikahan Chinese, sangjit, atau tea pai yang megah dan berkesan.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Gayo yang mengajak tamu berjalan menyusuri tujuh ruang rumah kayu terinspirasi Umah Pitu Ruang, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari fasad rumah di senja hari: panel kisi bergeser ke samping dan tamu melangkah masuk. Setiap scroll menggeser kamera dari ruang ke ruang — serambi dengan nama mempelai, salam, potret kedua mempelai dalam gapura kerawang, hari bahagia, jendela menghadap Danau Laut Tawar — hingga pintu ketujuh terbuka ke cahaya hangat. Kisah cinta tersimpan di balik daun jendela kisi dan foto berjajar di lorong berlampu. Pilihan hangat dan megah untuk pernikahan Gayo.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Toraja yang terang dan penuh suka cita, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka di halaman bergerbang bunga terinspirasi Toraja: sentuhan tombol menarik talinya, lentera berayun, papan tanggal terangkat, dan tamu melangkah menembus gerbang. Sepanjang undangan lentera, kain tenun, papan nama, kartu kisah cinta, dan foto tergantung pada talinya dan berayun mengikuti scroll, lalu tenang kembali. Potret mempelai tergantung dalam bingkai ukir, dan di penutup tongkonan dan alang berhadapan di bawah pa'barre allo. Pilihan meriah dan hangat untuk pernikahan Toraja.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa adat Toraja dalam palet kayu berukir, merah, dan emas, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari tongkonan di tengah kabut fajar: matahari terbit di balik bubungan dan kamera mendongak melewati atap perahunya. Sepanjang undangan kamera menuruni satu fasad tongkonan yang utuh — nama mempelai di bawah ukiran terinspirasi pa'barre allo, kepala kerbau berukir dengan kain tenun yang terbentang, kisah cinta yang terukir di dinding pa'ssura', dan foto dalam jendela berukir — hingga tiba di halaman, tempat tongkonan dan alang berdiri utuh di atas sawah bertingkat. Pilihan megah untuk pernikahan Toraja.
Bisa tanpa foto
Semua 8 template sudah ditampilkan.
8 dari 8 template ditampilkanDesain custom
Tidak harus dari katalog. Kirim desain atau referensimu lewat WhatsApp, kami balas dengan estimasi biaya dan waktu pengerjaan.
Gratis konsultasi. Tidak ada kewajiban memesan.
Bisa mulai dari