Katalog
Buka demo tiap desain sebelum memilih. Nama, foto, cerita, dan detail acaranya kalian ubah sendiri dari HP.
Menampilkan 1–8 dari 8 template
Undangan pernikahan digital bernuansa senja di Danau Laut Tawar, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari danau yang tenang di jam emas, dan sentuhan tombol menjatuhkan riak yang menyebar ke seluruh layar. Sepanjang undangan langit berganti dari sore keemasan ke senja jingga dan ungu hingga malam berbintang, sementara bukit, rumah adat bergaya Umah Pitu Ruang, dan nama mempelai terpantul di air yang beriak. Kisah cinta hanyut melintasi danau dan foto mengapung bersama pantulannya. Pilihan romantis untuk pernikahan Gayo.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Aceh bernuansa merah marun dan emas yang berirama, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dengan pukulan rapa'i yang memancarkan gelombang cincin emas, lalu gendang berputar dalam 3D mengikuti scroll hingga sisi belakangnya menampilkan nama mempelai, dikelilingi rencong dan seureukot yang mengorbit. Ornamen dan kata muncul bergelombang seperti barisan penari Saman, potret mempelai di gapura emas saling mendekat seperti tepukan tangan, dan foto beriak baris demi baris. Pilihan penuh semangat untuk pernikahan adat Aceh.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Aceh yang bersih dan elegan dalam palet gading, hijau sage, dan champagne, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari amplop gading bersegel bunga jeumpa, lalu tamu disambut lembar bergaya editorial dengan bingkai terinspirasi Pinto Aceh dan batang cempaka yang tumbuh perlahan. Kisah cinta dibalik halaman demi halaman seperti buku, foto tersusun seperti cetakan di atas meja, dan kuntum jeumpa berguguran di sepanjang halaman. Pilihan lembut untuk pernikahan Aceh yang modern dan Islami.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Gayo bernuansa malam dengan ornamen terinspirasi kerawang merah, hijau, dan emas, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Segel kerawang di pintu berukir terbelah saat dibuka, lalu daun pintu terayun dalam 3D dan tamu melangkah ke ruang malam tempat medali kerawang naik seperti bulan di atas Danau Laut Tawar. Setiap bagian terurai seperti kain tenun, kartu mempelai berbalik menjadi potret, dan galeri dibagikan seperti tumpukan kartu. Pilihan berkarakter untuk pernikahan Gayo yang hangat dan megah.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital yang memadukan nuansa Aceh dan Gayo dalam satu tampilan, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Layar terbelah dua: sisi kiri merah marun dan emas terinspirasi Pinto Aceh, sisi kanan hitam, merah, dan hijau terinspirasi kerawang Gayo. Undangan dibuka dari dua gerbang yang bergeser bertemu, lalu saat digulir kedua sisi mendekat hingga geriginya saling mengunci dan nama mempelai muncul di dalam gapura masing-masing. Kisah cinta datang bergantian dari kedua sisi, foto mengalir berlawanan arah, dan di penutup keduanya menyatu dalam cahaya gading keemasan. Pilihan istimewa untuk pernikahan yang mempertemukan dua adat.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Gayo yang mengajak tamu berjalan menyusuri tujuh ruang rumah kayu terinspirasi Umah Pitu Ruang, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari fasad rumah di senja hari: panel kisi bergeser ke samping dan tamu melangkah masuk. Setiap scroll menggeser kamera dari ruang ke ruang — serambi dengan nama mempelai, salam, potret kedua mempelai dalam gapura kerawang, hari bahagia, jendela menghadap Danau Laut Tawar — hingga pintu ketujuh terbuka ke cahaya hangat. Kisah cinta tersimpan di balik daun jendela kisi dan foto berjajar di lorong berlampu. Pilihan hangat dan megah untuk pernikahan Gayo.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Aceh–Gayo yang terang dan minimalis dalam palet linen gading, hijau sage, dan benang champagne, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari pemidangan sulam tempat jarum emas menyulam medali terinspirasi kerawang Gayo, lalu seutas benang emas menjahit undangan mengikuti scroll: medali diurai dan dijahit ulang menjadi gapura gading, motif awan berarak dan pucuk rebung tergambar garis demi garis, dan dua cincin benang saling mengait di antara potret mempelai. Kisah cinta ditempel seperti kain bersulam, dan foto ditenun helai demi helai. Pilihan elegan untuk pernikahan Aceh dan Gayo yang modern.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Aceh yang diterangi satu pelita, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari aula gelap tempat sebuah pelita kuningan menanti dinyalakan; sentuhan tombol menyalakan apinya dan cahayanya menerangi bingkai emas di sekeliling nama mempelai. Sepanjang undangan satu cahaya hangat bergerak mengikuti scroll, menyingkap ornamen terinspirasi Pinto Aceh, dalong, puan, rencong, dan Rumoh Aceh satu per satu sebelum kembali tenggelam dalam gelap, hingga cahaya merekah di atas pasangan berbusana adat di bawah payung emas. Pilihan dramatis dan khidmat untuk pernikahan adat Aceh.
Bisa tanpa foto
Semua 8 template sudah ditampilkan.
8 dari 8 template ditampilkanDesain custom
Tidak harus dari katalog. Kirim desain atau referensimu lewat WhatsApp, kami balas dengan estimasi biaya dan waktu pengerjaan.
Gratis konsultasi. Tidak ada kewajiban memesan.
Bisa mulai dari