Katalog
Buka demo tiap desain sebelum memilih. Nama, foto, cerita, dan detail acaranya kalian ubah sendiri dari HP.
Menampilkan 13–24 dari 25 template
Undangan pernikahan digital tema Tionghoa bernuansa istana merah dan emas, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Tamu disambut amplop hongbao di balik tirai merah, lalu melangkah menembus gerbang istana tempat undangan tertulis. Di baliknya, nama pasangan muncul berlapis emas di antara naga dan phoenix. Setiap bagian hidup dengan aset 3D yang terus bergerak: lampion berayun, simbol 囍 berkilau, awan ruyi melayang, dan kelopak peony berguguran. Pilihan tepat untuk pernikahan Chinese, sangjit, atau tea pai yang megah dan berkesan.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Aceh bernuansa merah marun dan emas yang berirama, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dengan pukulan rapa'i yang memancarkan gelombang cincin emas, lalu gendang berputar dalam 3D mengikuti scroll hingga sisi belakangnya menampilkan nama mempelai, dikelilingi rencong dan seureukot yang mengorbit. Ornamen dan kata muncul bergelombang seperti barisan penari Saman, potret mempelai di gapura emas saling mendekat seperti tepukan tangan, dan foto beriak baris demi baris. Pilihan penuh semangat untuk pernikahan adat Aceh.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Aceh yang bersih dan elegan dalam palet gading, hijau sage, dan champagne, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari amplop gading bersegel bunga jeumpa, lalu tamu disambut lembar bergaya editorial dengan bingkai terinspirasi Pinto Aceh dan batang cempaka yang tumbuh perlahan. Kisah cinta dibalik halaman demi halaman seperti buku, foto tersusun seperti cetakan di atas meja, dan kuntum jeumpa berguguran di sepanjang halaman. Pilihan lembut untuk pernikahan Aceh yang modern dan Islami.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Gayo bernuansa malam dengan ornamen terinspirasi kerawang merah, hijau, dan emas, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Segel kerawang di pintu berukir terbelah saat dibuka, lalu daun pintu terayun dalam 3D dan tamu melangkah ke ruang malam tempat medali kerawang naik seperti bulan di atas Danau Laut Tawar. Setiap bagian terurai seperti kain tenun, kartu mempelai berbalik menjadi potret, dan galeri dibagikan seperti tumpukan kartu. Pilihan berkarakter untuk pernikahan Gayo yang hangat dan megah.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital yang memadukan nuansa Aceh dan Gayo dalam satu tampilan, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Layar terbelah dua: sisi kiri merah marun dan emas terinspirasi Pinto Aceh, sisi kanan hitam, merah, dan hijau terinspirasi kerawang Gayo. Undangan dibuka dari dua gerbang yang bergeser bertemu, lalu saat digulir kedua sisi mendekat hingga geriginya saling mengunci dan nama mempelai muncul di dalam gapura masing-masing. Kisah cinta datang bergantian dari kedua sisi, foto mengalir berlawanan arah, dan di penutup keduanya menyatu dalam cahaya gading keemasan. Pilihan istimewa untuk pernikahan yang mempertemukan dua adat.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Gayo yang mengajak tamu berjalan menyusuri tujuh ruang rumah kayu terinspirasi Umah Pitu Ruang, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari fasad rumah di senja hari: panel kisi bergeser ke samping dan tamu melangkah masuk. Setiap scroll menggeser kamera dari ruang ke ruang — serambi dengan nama mempelai, salam, potret kedua mempelai dalam gapura kerawang, hari bahagia, jendela menghadap Danau Laut Tawar — hingga pintu ketujuh terbuka ke cahaya hangat. Kisah cinta tersimpan di balik daun jendela kisi dan foto berjajar di lorong berlampu. Pilihan hangat dan megah untuk pernikahan Gayo.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bergaya coquette yang manis dalam palet blush, merah muda, krem, dan mutiara, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari kotak hadiah berpita satin: pita terurai, tutupnya terangkat, hati dan pita kecil berhamburan, lalu kartu bertuliskan nama mempelai naik menyambut tamu. Halaman utamanya diorama 3D berisi karangan mawar, buket bunga, pita, dan untaian mutiara yang ikut bergerak mengikuti kursor dan scroll. Setiap bagian dibungkus pita yang terlepas saat digulir, potret mempelai dihubungkan untaian mutiara, dan foto berputar dalam korsel bingkai lengkung. Pilihan cantik untuk pasangan yang suka gaya kekinian.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Aceh–Gayo yang terang dan minimalis dalam palet linen gading, hijau sage, dan benang champagne, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari pemidangan sulam tempat jarum emas menyulam medali terinspirasi kerawang Gayo, lalu seutas benang emas menjahit undangan mengikuti scroll: medali diurai dan dijahit ulang menjadi gapura gading, motif awan berarak dan pucuk rebung tergambar garis demi garis, dan dua cincin benang saling mengait di antara potret mempelai. Kisah cinta ditempel seperti kain bersulam, dan foto ditenun helai demi helai. Pilihan elegan untuk pernikahan Aceh dan Gayo yang modern.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa adat Toraja dalam palet hitam, merah, dan emas, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari aula gelap tempat ukiran matahari terinspirasi pa'barre allo menanti dinyalakan; sentuhan tombol menyalakan sinarnya satu per satu, lalu matahari berputar penuh. Sepanjang undangan matahari itu berputar mengikuti scroll: intinya memuat nama mempelai, setiap bagian datang menyusuri lengkung lingkaran seperti jarum jam, foto beredar dalam cincin di sekelilingnya, dan di penutup matahari kembali bersinar dimahkotai atap tongkonan dan tedong. Pilihan megah untuk pernikahan adat Toraja.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa Toraja yang terang dan penuh suka cita, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka di halaman bergerbang bunga terinspirasi Toraja: sentuhan tombol menarik talinya, lentera berayun, papan tanggal terangkat, dan tamu melangkah menembus gerbang. Sepanjang undangan lentera, kain tenun, papan nama, kartu kisah cinta, dan foto tergantung pada talinya dan berayun mengikuti scroll, lalu tenang kembali. Potret mempelai tergantung dalam bingkai ukir, dan di penutup tongkonan dan alang berhadapan di bawah pa'barre allo. Pilihan meriah dan hangat untuk pernikahan Toraja.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital bernuansa adat Toraja dalam palet kayu berukir, merah, dan emas, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari tongkonan di tengah kabut fajar: matahari terbit di balik bubungan dan kamera mendongak melewati atap perahunya. Sepanjang undangan kamera menuruni satu fasad tongkonan yang utuh — nama mempelai di bawah ukiran terinspirasi pa'barre allo, kepala kerbau berukir dengan kain tenun yang terbentang, kisah cinta yang terukir di dinding pa'ssura', dan foto dalam jendela berukir — hingga tiba di halaman, tempat tongkonan dan alang berdiri utuh di atas sawah bertingkat. Pilihan megah untuk pernikahan Toraja.
Bisa tanpa foto
Undangan pernikahan digital adat Aceh yang diterangi satu pelita, lengkap dengan RSVP, galeri, hitung mundur, dan amplop digital. Undangan dibuka dari aula gelap tempat sebuah pelita kuningan menanti dinyalakan; sentuhan tombol menyalakan apinya dan cahayanya menerangi bingkai emas di sekeliling nama mempelai. Sepanjang undangan satu cahaya hangat bergerak mengikuti scroll, menyingkap ornamen terinspirasi Pinto Aceh, dalong, puan, rencong, dan Rumoh Aceh satu per satu sebelum kembali tenggelam dalam gelap, hingga cahaya merekah di atas pasangan berbusana adat di bawah payung emas. Pilihan dramatis dan khidmat untuk pernikahan adat Aceh.
Bisa tanpa foto
Desain custom
Tidak harus dari katalog. Kirim desain atau referensimu lewat WhatsApp, kami balas dengan estimasi biaya dan waktu pengerjaan.
Gratis konsultasi. Tidak ada kewajiban memesan.
Bisa mulai dari